Berdirinya ekskul
bulu tangkis di Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo bermula dari undangan
pertandingan olahraga yang diadakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan
Pendidikan Tinggi Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VI Jawa Tengah
Rayon II Surakarta, Technical Meeting
pertandingan bulu tangkis dilaksanakan tanggal 26 April 2017. Kemudian
tanggal 27 April 2017 mengadakan rapat intern di Poltekkes Bhakti Mulia
Sukoharjo, setelah rapat selesai team badminton berkenalan dan tukar nomor
untuk koordinasi, team badminton diketuai oleh Arief Nur Hidayat dan
beranggotakan Aditya Firda Rizaldi, Dany Prasetyo Widodo, Ery Kurniawan, Hendra
Pratama, Ika Nur Amanah, Lia Isma Safitri, Lina Yuliana, Rastra Yonatama Putra
Mahardika, dan Yuricha Uli Kandihati, serta Adi Riky Permana dan Fendi Dimas
Muslikin sebagai official. Saat itu kami belum mempunyai tempat untuk berlatih
sedangkan hari perlombaan begitu dekat, waktu yang begitu dadakan dan belum ada
persiapan sama sekali membuat sebagian anggota mengeluh dan ingin mengundurkan
diri, ada yang hanya pasrah, dan juga ada yang bersemangat untuk maju. Kami
hanya bisa saling memotivasi, menyemangati, dan saling mendukung. Ika NA dan
Yuricha UK ditugaskan untuk mencari tempat latihan bulu tangkis, seselai kuliah
mereka langsung mencari tempat bulu tangkis dengan ditemani oleh Setia Hari
Nurjannah, pertama mencari referensi gedung-gedung yang digunakan bulu tangkis kemudian
mendatangi lokasinya setelah itu menanyakan kepada pengurus gedung apakah kami
boleh menyewa untuk latihan. Pertama mereka mendatangi gedung serba guna di
kecamatan Bendosari, namun jadwal penggunaan gedung sudah di booking
orang-orang sekitar. Kemudian mendatangi gedung daerah Gayam namun jadwal
disana penuh serta biaya sewa gedung mahal, setelah itu mereka ke gedung serba
guna budi sasono Sukoharjo dan diperbolehkan menyewa oleh pengurusnya. Kami
berlatih di gedung budi sasono tanggal 28-30 April 2017. Tanggal 1 Mei 2017 mereka
mencari gedung untuk latihan lagi sementara latihan hari itu diliburkan, mereka
mencari di gedung serba guna Toriyo namun tidak dapat digunakan karena gedung
akan digunakan untuk hajatan, kemudian
mencari di daerah Mulur namun belum ada kepastian dari pengurus gedungnya, kemudian
mencari di Virgo, Begajah namun tidak bertemu dengan pengurusnya serta gedung
tersebut sudah terlalu banyak pembookingnya. Setelah itu ke gedung daerah
Seliran namun gedung tampak sepi dan jauh dari masyarakat sehingga tidak ada
yang dapat mereka tanyai. Kemudian ke gedung putri pantes dan diizinkan menyewa
tanggal 2 Mei 2017 dan berlatih di gedung tersebut. Waktu lomba semakin dekat
jadi mereka kembali menyanyakan ke gedung daerah Mulur melalui mas Wawan yang
rumahnya dekat gedung tersebut dan diperbolehkan menyewa tanggal 3 Mei 2017, di
hari itu kami memaksimalkan latihan terakhir sebelum pertandingan walaupun di
gedung tersebut tempatnya sangat tidak nyaman untuk latihan. Tanggal 4 Mei 2017
mereka mendapat tempat latihan di gedung kelurahan Kenaiban, Klaten namun hanya
mereka yang berlatih sendiri karena tempat sangat jauh dari anggota lainnya.
Tanggal 5-6 mei
2017 adalah hari pertandingan bulu tangkis, kami bertanding sebisanya, hasil
pertandingan memang mengecewakan, namun kami dapat menerima kekalahan karena
kami sudah berusaha, ini pertama kalinya kami bertanding bulu tangkis dengan
perjuangan keras namun sangat singkat dan tanpa pelatih.
Setelah
pertandingan, kami bersepakat untuk melanjutkan perjuangan kami, karena kami
tidak boleh berhenti begitu saja setelah kekalahan, masih ada waktu lain untuk
bertanding, kami tidak ingin team kami bubar. Karena tempat yang paling
ekonomis dan strategis dijangkau oleh semua anggota yaitu di Gedung Budi
Sasono, maka kami menyewa gedung tersebut untuk melanjutkan latihan rutin, kami
diberi izin untuk menyewa setiap hari Jumat pukul 16.00-19.00 WIB. Kami memulai
latihan rutin pada bulan Juni 2017.
Awalnya banyak
yang tertarik untuk bergabung dan juga ada yang sekedar menonton, jadi kami
merasa lebih semangat lagi untuk bermain bulu tangkis. Kemudian bulan Ramadhan
bulu tangkis diliburkan, setelah itu prodi keperawatan dan prodi rekam medis
dan informasi kesehatan menjalankan praktik kerja lapangan sehingga hanya prodi
farmasi yang masih dapat aktif bulu tangkis, tapi kami tetap bertekad untuk
bermain bulu tangkis. Setelah praktik kerja lapangan selesai, kami kembali
aktif bermain semua. Namun seiring berjalannnya waktu satu-persatu anggota
mengundurkan diri, kami juga sudah mempromosikan ke adik-adik tingkat, namun
hanya sedikit yang berminat. Anggota makin sedikit dan kami mulai hawatir
apakah ini dapat dilanjutkan atau tidak.
Tapi kami
memikirkan adik-adik tingkat kami yang selanjutnya , kami tidak ingin adik
tingkat kami mengalami hal seperti kami yang harus mencari tempat latihan ke
berbagai tempat dan belum tentu dapat serta latihan yang mendadak saat akan
diadakan pertandingan lagi. Kami merasa kasihan. Kami berharap akan ada banyak
adik tingkat tahun ini yang berminat ikut dan meneruskan perjuangan kami,
karena sebagian anggota sudah lulus, dan sebagian anggota sudah semester tua
dan hampir lulus.
Saat ini anggota telah
bertambah dari semester 1 dan 3 sebanyak 25 orang. Semoga anggota akan
terus bertambah dan semangat untuk berlatih.
kunjungi : https://www.youtube.com/watch?v=oc3dlTtGtdU
