Tuesday, December 11, 2018

Terbentuknya Ekskul Bulu Tangkis di Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo


Berdirinya ekskul bulu tangkis di Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo bermula dari undangan pertandingan olahraga yang diadakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VI Jawa Tengah Rayon II Surakarta, Technical Meeting  pertandingan bulu tangkis dilaksanakan tanggal 26 April 2017. Kemudian tanggal 27 April 2017 mengadakan rapat intern di Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo, setelah rapat selesai team badminton berkenalan dan tukar nomor untuk koordinasi, team badminton diketuai oleh Arief Nur Hidayat dan beranggotakan Aditya Firda Rizaldi, Dany Prasetyo Widodo, Ery Kurniawan, Hendra Pratama, Ika Nur Amanah, Lia Isma Safitri, Lina Yuliana, Rastra Yonatama Putra Mahardika, dan Yuricha Uli Kandihati, serta Adi Riky Permana dan Fendi Dimas Muslikin sebagai official. Saat itu kami belum mempunyai tempat untuk berlatih sedangkan hari perlombaan begitu dekat, waktu yang begitu dadakan dan belum ada persiapan sama sekali membuat sebagian anggota mengeluh dan ingin mengundurkan diri, ada yang hanya pasrah, dan juga ada yang bersemangat untuk maju. Kami hanya bisa saling memotivasi, menyemangati, dan saling mendukung. Ika NA dan Yuricha UK ditugaskan untuk mencari tempat latihan bulu tangkis, seselai kuliah mereka langsung mencari tempat bulu tangkis dengan ditemani oleh Setia Hari Nurjannah, pertama mencari referensi gedung-gedung yang digunakan bulu tangkis kemudian mendatangi lokasinya setelah itu menanyakan kepada pengurus gedung apakah kami boleh menyewa untuk latihan. Pertama mereka mendatangi gedung serba guna di kecamatan Bendosari, namun jadwal penggunaan gedung sudah di booking orang-orang sekitar. Kemudian mendatangi gedung daerah Gayam namun jadwal disana penuh serta biaya sewa gedung mahal, setelah itu mereka ke gedung serba guna budi sasono Sukoharjo dan diperbolehkan menyewa oleh pengurusnya. Kami berlatih di gedung budi sasono tanggal 28-30 April 2017. Tanggal 1 Mei 2017 mereka mencari gedung untuk latihan lagi sementara latihan hari itu diliburkan, mereka mencari di gedung serba guna Toriyo namun tidak dapat digunakan karena gedung akan  digunakan untuk hajatan, kemudian mencari di daerah Mulur namun belum ada kepastian dari pengurus gedungnya, kemudian mencari di Virgo, Begajah namun tidak bertemu dengan pengurusnya serta gedung tersebut sudah terlalu banyak pembookingnya. Setelah itu ke gedung daerah Seliran namun gedung tampak sepi dan jauh dari masyarakat sehingga tidak ada yang dapat mereka tanyai. Kemudian ke gedung putri pantes dan diizinkan menyewa tanggal 2 Mei 2017 dan berlatih di gedung tersebut. Waktu lomba semakin dekat jadi mereka kembali menyanyakan ke gedung daerah Mulur melalui mas Wawan yang rumahnya dekat gedung tersebut dan diperbolehkan menyewa tanggal 3 Mei 2017, di hari itu kami memaksimalkan latihan terakhir sebelum pertandingan walaupun di gedung tersebut tempatnya sangat tidak nyaman untuk latihan. Tanggal 4 Mei 2017 mereka mendapat tempat latihan di gedung kelurahan Kenaiban, Klaten namun hanya mereka yang berlatih sendiri karena tempat sangat jauh dari anggota lainnya.
Tanggal 5-6 mei 2017 adalah hari pertandingan bulu tangkis, kami bertanding sebisanya, hasil pertandingan memang mengecewakan, namun kami dapat menerima kekalahan karena kami sudah berusaha, ini pertama kalinya kami bertanding bulu tangkis dengan perjuangan keras namun sangat singkat dan tanpa pelatih.
Setelah pertandingan, kami bersepakat untuk melanjutkan perjuangan kami, karena kami tidak boleh berhenti begitu saja setelah kekalahan, masih ada waktu lain untuk bertanding, kami tidak ingin team kami bubar. Karena tempat yang paling ekonomis dan strategis dijangkau oleh semua anggota yaitu di Gedung Budi Sasono, maka kami menyewa gedung tersebut untuk melanjutkan latihan rutin, kami diberi izin untuk menyewa setiap hari Jumat pukul 16.00-19.00 WIB. Kami memulai latihan rutin pada bulan Juni 2017.
Awalnya banyak yang tertarik untuk bergabung dan juga ada yang sekedar menonton, jadi kami merasa lebih semangat lagi untuk bermain bulu tangkis. Kemudian bulan Ramadhan bulu tangkis diliburkan, setelah itu prodi keperawatan dan prodi rekam medis dan informasi kesehatan menjalankan praktik kerja lapangan sehingga hanya prodi farmasi yang masih dapat aktif bulu tangkis, tapi kami tetap bertekad untuk bermain bulu tangkis. Setelah praktik kerja lapangan selesai, kami kembali aktif bermain semua. Namun seiring berjalannnya waktu satu-persatu anggota mengundurkan diri, kami juga sudah mempromosikan ke adik-adik tingkat, namun hanya sedikit yang berminat. Anggota makin sedikit dan kami mulai hawatir apakah ini dapat dilanjutkan atau tidak.
Tapi kami memikirkan adik-adik tingkat kami yang selanjutnya , kami tidak ingin adik tingkat kami mengalami hal seperti kami yang harus mencari tempat latihan ke berbagai tempat dan belum tentu dapat serta latihan yang mendadak saat akan diadakan pertandingan lagi. Kami merasa kasihan. Kami berharap akan ada banyak adik tingkat tahun ini yang berminat ikut dan meneruskan perjuangan kami, karena sebagian anggota sudah lulus, dan sebagian anggota sudah semester tua dan hampir  lulus.
Saat ini anggota telah bertambah dari semester 1 dan 3 sebanyak 25 orang. Semoga anggota akan terus bertambah dan semangat untuk berlatih.
 

Friday, December 7, 2018

Jalan-jalan bareng

Jalan sehat bareng warga desa Gentan





Sukoharjo— Kantor Kelurahan Desa Gentan Kecamatan Bendosari Kabupaten Sukoharjo mengadakan jalan sehat pada hari Minggu tanggal 28 Oktober 2018, kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari dukuh Gentan, Godegan, Bembem, Kwaron, Bugo, dan dukuh-dukuh lain yang ada di desa Gentan. Peserta jalan sehat dari segala usia mulai dari anak-anak, remaja, maupun dewasa, laki-laki maupun perempuan turut berpartisipasi. Kegiatan tersebut banyak diminati warga karena untuk berolah raga agar tetap sehat, dapat dijadikan sebagai penyambung tali silaturahim antar manusia dari dalam desa maupun desa sekitarnya, selain itu banyak doorprize di ujung acara, mulai dari doorprize yang sederhana sampai yang mewah. Rute jalan sehat dimulai dari kantor kelurahan desa Gentan melewati dukuh Gentan – Bugo – Nanggulan – Jogopaten – dan Finish di cabang sekretariat NU Gentan. Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar namun persiapan dari pihak panitia penyelenggara kurang maksimal karena prediki peserta yang hadir lebih banyak dari perkiraan sehingga peserta yang finishnya belakang tidak diberikan konsumsi, kurangnya pengawasan panitia sehingga banyak kecurangan terhadap kupon doorprize, selain itu ada nomor kupon undian ganda sehingga saat nomornya dipanggil peserta yang lebih dekat panggung mendapat hadiah dan yang posisinya lebih jauh kecewa.https://www.youtube.com/watch?v=yFqMGbh_yGk